Siaga Hadapi Bencana, Wali Kota Tidore Resmi Kukuhkan Tim Reaksi Cepat

BPBD79 Tidore – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan mengukuhkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Rabu (16/7/2025).

Pengukuhan Tim Reaksi Cepat tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Tidore Kepulauan Nomor 44.2 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Reaksi Cepat dan Tim Kaji Cepat Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan.

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, berharap tim yang baru dikukuhkan dapat menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat, khususnya warga Kota Tidore Kepulauan, agar lebih siap, selamat, dan tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Kami menyambut baik pengukuhan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana sebagai langkah strategis dalam mengintegrasikan penanganan darurat yang efektif dan efisien untuk mengendalikan ancaman maupun dampak bencana,” ujar Muhammad Sinen.

Ia juga memberikan apresiasi kepada BPBD Kota Tidore Kepulauan yang dinilai sigap dan responsif dalam penanganan kebencanaan di daerah.

Menurutnya, kecepatan respon BPBD telah memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Tidore Kepulauan.

“Kami berharap BPBD sebagai leading sector dapat menghadirkan layanan call center sistem komando penanganan darurat bencana yang mudah diakses masyarakat, sehingga laporan kejadian darurat seperti bencana alam maupun situasi darurat lainnya dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam penanggulangan bencana. Tim Reaksi Cepat diharapkan mampu menjalankan peran sebagai stabilisator, inovator, modernisator, dan pelopor melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta penguatan kelembagaan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Abubakar, dalam laporannya menyampaikan bahwa pengukuhan ini bertujuan untuk mewujudkan kolaborasi pentahelix dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pada setiap kejadian bencana.

“Setelah pengukuhan, akan dilanjutkan dengan kegiatan penguatan kapasitas agar anggota TRC PB mampu melakukan pengkajian secara cepat dan tepat di lokasi bencana. Tim ini berjumlah 39 orang, terdiri dari 20 personel Tim Reaksi Cepat dan 19 personel Tim Kaji Cepat,” jelasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top